Skip to main content

Kylian Mbappe dan 5 Kandidat Kuat Calon Pemenang Golden Boy 2018


Penghargaan untuk pesepak bola muda terbaik, The Golden Boy, sudah mengumumkan 60 nama kandidatnya. Perlu diketahui, syarat menjadi kandidat musti pemain di bawah 21 tahun. Dari daftar nama-nama tersebut, kandidat terkuat adalah penyerang muda Prancis, Kylian Mbappe.


Mbappe berada di barisan terdepan memenangi penghargaan tahunan tersebut. Bukan tanpa alasan pemuda 19 tahun itu diunggulkan. Mbappe tampil begitu ciamik musim lalu dengan total 25 gol di semua laga, termasuk piala dunia. Striker PSG itu juga sukses membawa Prancis juara Piala Dunia 2018. 

Jika berhasil menang, Mbappe akan menjadi pemain pertama yang memenangi penghargaan dua kali setelah musim lalu gelar tersebut juga jatuh kepadanya. Namun, masih ada kandidat kuat lain yang bisa saja merebut gelar dari Mbappe. Berikut 5 kandidat kuat peraih Golden Boy 2018

1. Patrick Cutrone


Diberi kepercayaan, penampilan impresif Cutrone sukses memikat Vincenzo Montella. Ketika Montella dipecat dan digantikan Gattuso pun Cutrone masih jadi pilihan utama. 

Penyerang timnas u21 Italia semakin dipercaya jadi ujung tombak Il Rossoneri sejak penampilan impresifnya kala mencetak brace ke gawang SPAL. Insting gol di depan gawang lawan membuatnya disejajarkan dengan striker legenda Italia, Filippo Inzaghi.

2. Trent Alexander-Arnold


Sering mendapat kepercayaan dari Jurgen Klopp musim lalu, Alexander-Arnold membayarnya dengan penampilan impresif. Paling diingat kala dia berhasil meredam pergerakan Leroy Sane kontra Manchester City pada perempatfinal Liga Champions. 

Tren positif tersebut berlanjut hingga babak final. Pemain berusia 19 tahun ini juga sukses mengawal Ronaldo meski akhirnya Liverpool menyerah 3-1 dari Real Madrid.

3. Matthijs De Ligt


Musim lalu, Bek asli akademi Ajax ini begitu bersinar. Dengan mencatat rata-rata 0,2 tekel gagal, bek muda ini begitu kokoh dan sulit dilewati. 

Bakat bek berusia 19 tahun ini sudah terlihat jelas sejak di Jong Ajax. Berperan sebagai ball-playing defender, De Ligt diberkahi teknik olah bola dan umpan yang mumpuni. Pada musim 2016/17 ia membuktikan performa baiknya dengan sukses membawa Ajax ke final Liga Europa musim. 

4. Christian Pulisic


Christian Pulisic langsung akrab dengan Borussia Dortmund Sejak Debutnya 2016 lalu. Bermain sebagai gelandang serang, Pulisic dibekali dengan kemampuan menggiring bola yang cepat dan akurat. Punya kaki kanan dan kiri yang sama dominan membuatnya cocok bermain di dua sisi sebagai pemain sayap.

5. Justin Kluivert


Musim lalu menjadi sayap utama Ajax, Justin Kluivert tampil begitu impresif. Karier remaja 19 tahun ini semakin meroket setelah sukses cetak trigol ke gawang Roda JC, sesuatu yang bahkan tak pernah dicatatkan sang ayah, Patrick Kluivert, di Eredivisie.

Bakat Justin Kluivert sudah terlihat sejak masih bermain untuk Jong Ajax. Gemilangnya Winger timnas Belanda tak khayal menjadikannya incaran klub-klub top Eropa. Namun, akhirnya pilihan Kluivert jatuh kepada AS Roma.


Comments

Popular posts from this blog

Lengkapi Lirik Lagu `Pelangi`, Jawaban Siswa Bikin Ngakak

Tak bisa dipungkiri, anak-anak di tahun 90 hingga awal tahun 2000an pernah bahagia dan begitu terhibur dengan lagu-lagu sederhana yang mendidik. Namun kini, dunia musik seperti kehilangan sosok para penyanyi cilik. Lagu anak-anak dalam negeri sendiri pun sudah jarang alias hampir enggak bisa ditemukan. Imbasnya, anak-anak zaman now kurang mendapat 'asupan' lagu untuk seumuran mereka. Anak-anak lebih hafal dan senang menyanyikan lagu-lagu cinta dan lagu orang dewasa, duh. Belum lama ini seorang warganet memposting foto kertas ujian seni milik sang adik. Dalam kertas ujian itu terdapat soal melengkapi lirik lagu Pelangi yang diciptakan A.T. Mahmud. Kalian pasti tahu kan lagu legendaris ini. Awalnya ia melakukan dengan baik, namun… Awalnya ia melakukan dengan baik " Pelangi pelangi Alangkah indahmu Merah kuning hijau Di langit yang biru Pelukismu agung siapa gerangan" Namun yang bikin ngakak adalah penutupnya. " Pe...

Penyakit Erythema Multiforme, Benar Jadi Penyebab Al Ghazali Pingsan?

Al Ghazali, putra sulung pasangan Ahmad Dhani dan Maia Estianty, sempat ditemukan dalam keadaan pingsan di dalam mobilnya di kawasan Condet, Jakarta Timur, Selasa (18/9/2018) pagi lalu. Setelah ditemui untuk klarifikasi, Ahmad Dhani kemudian menceritakan bahwa penyebab Al Ghazali pingsan adalah karena reaksi alergi akibat penyakit kulit erythema multiforme yang selama ini diidapnya. Apa itu erythema multiforme? Erythema multiforme (EM) adalah penyakit kulit langka yang bisa terjadi pada siapa saja, meski umumnya menyerang anak-anak. Pada orang dewasa, gejala EM biasanya mulai muncul sekitar usia 20-40an. Erythema multiforme cenderung menyerang laki-laki daripada wanita. Penyakit ini sendiri dibagi menjadi dua jenis, yaitu erythema multiforme minor yang gejalanya ringan dan bisa mereda dalam beberapa minggu, serta erythema multiforme major. Intensitas gejala Erythema Multiforme Major jauh lebih berat dan dapat memengaruhi mulut, mata, hingga bahkan alat kelamin. EM major dapat...
Neymar Jr dipanggil pelatih Tite ke timnas Brasil dalam menghadapi laga persahabatan kontra Amerika Serikat dan El Salvador. Beberapa nama pemain bintang seperti Gabriel Jesus, Fernandinho, Marcelo, dan Ederson tak dipanggil dalam kesempatan kali ini. Neymar menjadi pusat perhatian karena statusnya sebagai pemain bintang Tim Samba. Ada hal menarik yang terjadi di sesi latihan timnas Brasil, Kamis (6/9/2018). Neymar terlihat membuat sepakan melengkung dari luar kotak penalti dan menembus gawang timnas Brasil yang dikawal Alisson Becker. Gol indah tersebut juga diikuti dengan selebrasi unik dari sang pemain. Neymar berlari ke arah rekan-rekannya sambil melakukan selebrasi "SIUUU!" khas Cristiano Ronaldo. Aksi tersebut sontak menjadi perbincangan hangat di kalangan netizen dunia maya. Berikut cuplikan videonya: Neymar doing his best Cristiano Ronaldo impression 😂 pic.twitter.com/ffED6DmGQo — Football Daily (@footballdaily) September 5, 2018 Neymar...