Skip to main content

Pertama Kali dalam 18 Tahun Madrid Tak Diperkuat Peraih Ballon d'Or


Dari titelLos Blancos sebagai julukannya saja, kita sudah tahu bahwa Real Madrid adalah klub yang punya kumpulan para pemain bintang. Itu terbukti dari nama-nama macam Luis Figo, Zinedine Zidane, Raul Gonzalez, Kaka, hingga Cristiano Ronaldo yang pernah jadi bagian mereka.

Jika bukti itu belum cukup, maka tengoklah fakta ini: Dalam 18 musim terakhir, di dalam skuat Madrid selalu terdapat setidaknya satu pemain yang pernah meraih gelar Ballon d'Or. Ballon d'Or sendiri adalah trofi untuk para pemain terbaik Eropa dan bahkan dunia.

Ballon d'Or adalah gelar yang amat prestius bagi seorang pemain. Bahkan, FIFA pernah bekerja sama dengan France Football selaku pencetus Ballon d'Or dan mengeluarkan titel FIFA Ballon d'Or yang merupakan gelar bagi pesepak bola terbaik sejagat.

Nah, sejak musim 2000/01, Madrid selalu punya peraih Ballon d'Or dalam skuatnya hingga musim 2017/18 lalu. Namun, selepas kepergian Cristiano Ronaldo ke Juventus pada musim panas ini, tren tersebut terhenti. Musim 2018/19 adalah untuk pertama kalinya tak ada peraih Ballon d'Or di ruang ganti Santiago Bernabeu.


Tren itu sendiri dimulai setelah Luis Figo setelah merapat ke Bernabeu dari Barcelona di tahun 2000, tahun yang sama ketika dia meraih gelar Ballon d'Or. Dan setelah itu, tren pun terus berlanjut. Bahkan, pada musim 2002/03 hingga 04/05, Madrid punya tiga pemain peraih Ballon d'Or dalam skuatnya.

Pada edisi 2002/03 dan 2003/04, mereka punya Figo, Zidane, dan Ronaldo Luiz Nazario de Lima. Pada musim 2004/05, usai kepergian Figo ke Inter Milan, Madrid kedatangan Michael Owen yang merupakan peraih gelar Ballon d'Or pada tahun 2001.

Setelah itu, ada nama Fabio Cannavaro, Kaka, dan Cristiano Ronaldo selaku pemain dengan status peraih Ballon d'Or yang ada di skuat Madrid. Itu terus-menerus berlanjut hingga musim 2017/18 kemarin lewat Ronaldo.

Namun, meski megabintang asal Portugal itu sudah hengkang, Madrid sebenarnya punya peluang melanjutkan tren. Sebab, kemungkinan besar ada beberapa pemain mereka yang berpeluang meraih gelar Ballon d'Or untuk edisi 2018.

Sebut saja ada Luka Modric yang tampil gemilang pada musim 2017/18 lalu dan berhasil mengantarkan Kroasia ke partai final Piala Dunia 2018. Atau ada Raphael Varane yang tak kalah ciamik performanya musim lalu dan ditambah gelar Piala Dunia 2018 yang didapatkannya bersama Prancis.

Kebetulan pula, dua pemain tersebut masuk dalam nominasi 10 nama perebut gelar Pemain Terbaik Dunia versi FIFA. Karenanya, bukan tak mungkin tren itu bakal tetap berlanjut untuk Madrid pada musim ini.


Comments

Popular posts from this blog

Lengkapi Lirik Lagu `Pelangi`, Jawaban Siswa Bikin Ngakak

Tak bisa dipungkiri, anak-anak di tahun 90 hingga awal tahun 2000an pernah bahagia dan begitu terhibur dengan lagu-lagu sederhana yang mendidik. Namun kini, dunia musik seperti kehilangan sosok para penyanyi cilik. Lagu anak-anak dalam negeri sendiri pun sudah jarang alias hampir enggak bisa ditemukan. Imbasnya, anak-anak zaman now kurang mendapat 'asupan' lagu untuk seumuran mereka. Anak-anak lebih hafal dan senang menyanyikan lagu-lagu cinta dan lagu orang dewasa, duh. Belum lama ini seorang warganet memposting foto kertas ujian seni milik sang adik. Dalam kertas ujian itu terdapat soal melengkapi lirik lagu Pelangi yang diciptakan A.T. Mahmud. Kalian pasti tahu kan lagu legendaris ini. Awalnya ia melakukan dengan baik, namun… Awalnya ia melakukan dengan baik " Pelangi pelangi Alangkah indahmu Merah kuning hijau Di langit yang biru Pelukismu agung siapa gerangan" Namun yang bikin ngakak adalah penutupnya. " Pe...

Penyakit Erythema Multiforme, Benar Jadi Penyebab Al Ghazali Pingsan?

Al Ghazali, putra sulung pasangan Ahmad Dhani dan Maia Estianty, sempat ditemukan dalam keadaan pingsan di dalam mobilnya di kawasan Condet, Jakarta Timur, Selasa (18/9/2018) pagi lalu. Setelah ditemui untuk klarifikasi, Ahmad Dhani kemudian menceritakan bahwa penyebab Al Ghazali pingsan adalah karena reaksi alergi akibat penyakit kulit erythema multiforme yang selama ini diidapnya. Apa itu erythema multiforme? Erythema multiforme (EM) adalah penyakit kulit langka yang bisa terjadi pada siapa saja, meski umumnya menyerang anak-anak. Pada orang dewasa, gejala EM biasanya mulai muncul sekitar usia 20-40an. Erythema multiforme cenderung menyerang laki-laki daripada wanita. Penyakit ini sendiri dibagi menjadi dua jenis, yaitu erythema multiforme minor yang gejalanya ringan dan bisa mereda dalam beberapa minggu, serta erythema multiforme major. Intensitas gejala Erythema Multiforme Major jauh lebih berat dan dapat memengaruhi mulut, mata, hingga bahkan alat kelamin. EM major dapat...
Neymar Jr dipanggil pelatih Tite ke timnas Brasil dalam menghadapi laga persahabatan kontra Amerika Serikat dan El Salvador. Beberapa nama pemain bintang seperti Gabriel Jesus, Fernandinho, Marcelo, dan Ederson tak dipanggil dalam kesempatan kali ini. Neymar menjadi pusat perhatian karena statusnya sebagai pemain bintang Tim Samba. Ada hal menarik yang terjadi di sesi latihan timnas Brasil, Kamis (6/9/2018). Neymar terlihat membuat sepakan melengkung dari luar kotak penalti dan menembus gawang timnas Brasil yang dikawal Alisson Becker. Gol indah tersebut juga diikuti dengan selebrasi unik dari sang pemain. Neymar berlari ke arah rekan-rekannya sambil melakukan selebrasi "SIUUU!" khas Cristiano Ronaldo. Aksi tersebut sontak menjadi perbincangan hangat di kalangan netizen dunia maya. Berikut cuplikan videonya: Neymar doing his best Cristiano Ronaldo impression 😂 pic.twitter.com/ffED6DmGQo — Football Daily (@footballdaily) September 5, 2018 Neymar...