Skip to main content

Menghitung Kecepatan Lari Muhammad Zohri dan Makhluk Tercepat Lainnya


Lalu Muhammad Zohri memunculkan senyum bangga di wajah banyak warga Indonesia. Sebabnya, pemuda 18 tahun asal provinsi Nusa Tenggara Barat itu berhasil menjadi juara turnamen atletik bertajuk IAAF World U-20 Championships cabang lari 100 meter putra.

Zohri berhasil finis dengan catatan waktu 10,18 detik dan menyabet medali emas. Ia mengalahkan Anthony Schwartz (Amerika Serikat) yang finis 10,22 (.211) detik dan Eric Harrison (Amerika Serikat) di tempat ketiga dengan waktu 10,22 (.220) detik. 

Kecepatan Lari Zohri

Berdasarkan jarak lari dan waktu tempuhnya, maka bisa dihitung bahwa kecepatan rata-rata Zohri saat berlari dalam pertandingan tersebut adalah sekitar 9,82 meter per detik.

Meski membanggakan, belum Zohri menjadi manusia tercepat di Indonesia. Rekor pelari 100 meter tercepat di Indonesia maupun di Asia Tenggara dipegang oleh Suryo Agung Wibowo dengan catatan waktu 10,17 detik atau dengan kecepatan rata-rata 9,83 meter per detik. 

Jadi, kemenangan Zohri di Finlandia ini bisa dibilang hanyalah awal baginya untuk untuk mencapai rekor yang lebih besar di Indonesia, Asia Tenggara, maupun dunia. 

Untuk bisa mencatatkan rekor dunia Zohri harus bisa melampaui catatan waktu atlet lain, yakni Usain Bolt. Pelari asal Jamaika itu adalah orang yang telah dikukuhkan sebagai manusia tercepat dunia.

Dilaporkan bahwa Bolt memiliki rekor 9,58 detik untuk cabang 100 meter putra. Artinya Bolt memiliki rata-rata kecepatan lari sekitar 10,44 meter per detik atau sekitar 37,6 kilometer per jam.


Membandingkan dengan Kecepatan Hewan

Merujuk data yang dimiliki oleh America Museum of Natural History, kecepatan Zohri maupun manusia tercepat di dunia, Usain Bolt, masih sangat rendah dibandingkan hewan lainnya.

Cheetah misalnya, predator asal Afrika ini memiliki kecepatan lari rata-rata sekitar 31 meter per detik atau sekitar 111 kilometer per jam. Hal itu menjadikannya sekitar tiga kali lebih cepat dibandingkan dengan Bolt dan juga Zohri.

Bahkan ditemukan, dibandingkan dengan kucing rumahan saja, kecepatan lari rata-rata dari Bolt dan Zohri juga masih lebih rendah. Kucing rumahan memiliki kecepatan lari rata-rata 13,41 meter per detik atau sekitar 48 kilometer per jam.

Selain cheetah dan kucing rumahan, ada juga hewan lain yang lebih cepat dari manusia, seperti antelop dengan kecepatan 27 meter per detik, singa dengan 22,4 meter per detik, dan beruang grizzly dengan kecepatan 13,40 meter per detik yang juga lebih cepat dibanding dua pelari tersebut.

Seorang atlet rugbi bernama Bryan Habana pernah melakukan lomba lari melawan seekor cheetah, yang hasilnya sudah bisa kita tebak sendiri. Ia kalah telak oleh cheetah tersebut. 




Kecepatan Zohri dan manusia cepat lainnya seperti Bolt tentunya telah mengagumkan kita. Namun kecepatan makhluk lainnya di Bumi ini, seperti cheetah, baiknya juga patut kita kagumi dan lestarikan agar tak punah.


Comments

Popular posts from this blog

Lengkapi Lirik Lagu `Pelangi`, Jawaban Siswa Bikin Ngakak

Tak bisa dipungkiri, anak-anak di tahun 90 hingga awal tahun 2000an pernah bahagia dan begitu terhibur dengan lagu-lagu sederhana yang mendidik. Namun kini, dunia musik seperti kehilangan sosok para penyanyi cilik. Lagu anak-anak dalam negeri sendiri pun sudah jarang alias hampir enggak bisa ditemukan. Imbasnya, anak-anak zaman now kurang mendapat 'asupan' lagu untuk seumuran mereka. Anak-anak lebih hafal dan senang menyanyikan lagu-lagu cinta dan lagu orang dewasa, duh. Belum lama ini seorang warganet memposting foto kertas ujian seni milik sang adik. Dalam kertas ujian itu terdapat soal melengkapi lirik lagu Pelangi yang diciptakan A.T. Mahmud. Kalian pasti tahu kan lagu legendaris ini. Awalnya ia melakukan dengan baik, namun… Awalnya ia melakukan dengan baik " Pelangi pelangi Alangkah indahmu Merah kuning hijau Di langit yang biru Pelukismu agung siapa gerangan" Namun yang bikin ngakak adalah penutupnya. " Pe...

Penyakit Erythema Multiforme, Benar Jadi Penyebab Al Ghazali Pingsan?

Al Ghazali, putra sulung pasangan Ahmad Dhani dan Maia Estianty, sempat ditemukan dalam keadaan pingsan di dalam mobilnya di kawasan Condet, Jakarta Timur, Selasa (18/9/2018) pagi lalu. Setelah ditemui untuk klarifikasi, Ahmad Dhani kemudian menceritakan bahwa penyebab Al Ghazali pingsan adalah karena reaksi alergi akibat penyakit kulit erythema multiforme yang selama ini diidapnya. Apa itu erythema multiforme? Erythema multiforme (EM) adalah penyakit kulit langka yang bisa terjadi pada siapa saja, meski umumnya menyerang anak-anak. Pada orang dewasa, gejala EM biasanya mulai muncul sekitar usia 20-40an. Erythema multiforme cenderung menyerang laki-laki daripada wanita. Penyakit ini sendiri dibagi menjadi dua jenis, yaitu erythema multiforme minor yang gejalanya ringan dan bisa mereda dalam beberapa minggu, serta erythema multiforme major. Intensitas gejala Erythema Multiforme Major jauh lebih berat dan dapat memengaruhi mulut, mata, hingga bahkan alat kelamin. EM major dapat...
Neymar Jr dipanggil pelatih Tite ke timnas Brasil dalam menghadapi laga persahabatan kontra Amerika Serikat dan El Salvador. Beberapa nama pemain bintang seperti Gabriel Jesus, Fernandinho, Marcelo, dan Ederson tak dipanggil dalam kesempatan kali ini. Neymar menjadi pusat perhatian karena statusnya sebagai pemain bintang Tim Samba. Ada hal menarik yang terjadi di sesi latihan timnas Brasil, Kamis (6/9/2018). Neymar terlihat membuat sepakan melengkung dari luar kotak penalti dan menembus gawang timnas Brasil yang dikawal Alisson Becker. Gol indah tersebut juga diikuti dengan selebrasi unik dari sang pemain. Neymar berlari ke arah rekan-rekannya sambil melakukan selebrasi "SIUUU!" khas Cristiano Ronaldo. Aksi tersebut sontak menjadi perbincangan hangat di kalangan netizen dunia maya. Berikut cuplikan videonya: Neymar doing his best Cristiano Ronaldo impression 😂 pic.twitter.com/ffED6DmGQo — Football Daily (@footballdaily) September 5, 2018 Neymar...