Skip to main content

5 Anak Jenius Indonesia yang Berhasil Memukau Dunia, Ada yang Jadi Mahasiswa di Usia 12 Tahun


Anak-anak Indonesia tengah bersuka ria. Tepat 23 Juli 2018 mereka merayakan Hari Anak Nasional.

Berbicara tentang anak-anak Indonesia, banyak prestasi yang telah berhasil mereka torehkan.

Meski tak banyak mendapat perhatian di dalam negeri, tapi nama mereka sudah harum terdengar di mancanegara.

Dikutip TribunTravel.com dari berbagai sumber, inilah lima anak jenius Indonesia.

1. Cendikiawan Suryaatmadja


Nama bocah yang akrab disapa Diki ini sempat menjadi buah bibir di Kanada.

Bagaimana tidak, di usianya yang baru menginjak 12 tahun, dia berhasil mendapat beasiswa di University of Waterlo, Ontorio, Kanada.

Studi yang dijalaninya tak main-main.

Diki mendapatkan beasiswa di bidang Fisika.

2. Musa bin Laode Hafish


Usia Musa saat itu baru 7 tahun.

Meski masih terbilang sangat muda, bocah asal Bangka ini berhasil menyabet gelar juara ketiga hafalan Alquran tingkat Internasional di Jeddah, Arab Saudi.

Dia berhasil menarik perhatian dunia karena kemampuannya menghafal sebanyak 30 jus Alquran dan berbagai hadis lainnya.

Saking terpesonannya mereka, satu pejabat Arab Saudi bahkan menawarkan Musa untuk tinggal di sana sembari meningkatkan kemampuannya.

3. Kinantan Arya Bagaspati


Arya berhasil menyabet medali emas pada International Mathematics Contest di Singapura, Agustus 2017.

Remaja kelahiran 12 Mei 2011 ini mampu menyisihkan sekitar 1.000 perwakilan dari 14 negara di seluruh dunia.

Prestasinya ini menjadikannya masuk deretan anak jenius di Indonesia

4. Irfan Urane Azis


Tak cuma Arya, Irfan juga berhasil menyabet medali emas dalam ajang International Mathematics Contest (IMCS) di Singapura yang berlangsung pada 4 – 7 Agustus 2017.

Irfan menjadi satu-satunya peserta yang meraih nilai tertinggi dan berhak menjadi Grand Champion dalam konters tersebut.

Prestasi yang dia torehkan tak berhenti di situ saja.

Beberapa kontes Matematika yang pernah dia menangkan:

- 1st Place American Mathematics Competition (AMC8) 2014

- 3 Gold Medals Wizard at Mathematics International Competition (WIZMIC India) 2014

- Gold Asia International Mathematics Olympiad Open Contest 2015

- Medali Emas Olimpiade Sains Nasional (OSN) Bidang Matematika Tingkat SMP 2015

- 2 Gold Medals International Teenagers Mathematics Olympiad (ITMO Malaysia) 2015

- Medali Perunggu Olimpiade Sains Nasional (OSN) Bidang Matematika Tingkat SMA 2016

- Juara I Lomba Matematika Tingkat Nasional UGM Yogyakarta 2016

- Kompetisi Matematika Nalaria Realistik Tingkat Nasional ke-12 Medali Emas (Best of the Best) 2017

- Medali Perak Olimpiade Sains Nasional SMA Tingkat Nasional 2017, dan masih banyak lagi.

5. Aldo Meyolla Geraldino


Usianya saat itu baru menginjak 14 tahun.

Namun dia berhasil diterima sebagai mahasiswa di Universitas Gajah Mada di Fakultas Kedokteran.

Dia juga dinobatkan sebagai mahasiswa termuda yang pernah diterima.


Comments

Popular posts from this blog

Lengkapi Lirik Lagu `Pelangi`, Jawaban Siswa Bikin Ngakak

Tak bisa dipungkiri, anak-anak di tahun 90 hingga awal tahun 2000an pernah bahagia dan begitu terhibur dengan lagu-lagu sederhana yang mendidik. Namun kini, dunia musik seperti kehilangan sosok para penyanyi cilik. Lagu anak-anak dalam negeri sendiri pun sudah jarang alias hampir enggak bisa ditemukan. Imbasnya, anak-anak zaman now kurang mendapat 'asupan' lagu untuk seumuran mereka. Anak-anak lebih hafal dan senang menyanyikan lagu-lagu cinta dan lagu orang dewasa, duh. Belum lama ini seorang warganet memposting foto kertas ujian seni milik sang adik. Dalam kertas ujian itu terdapat soal melengkapi lirik lagu Pelangi yang diciptakan A.T. Mahmud. Kalian pasti tahu kan lagu legendaris ini. Awalnya ia melakukan dengan baik, namun… Awalnya ia melakukan dengan baik " Pelangi pelangi Alangkah indahmu Merah kuning hijau Di langit yang biru Pelukismu agung siapa gerangan" Namun yang bikin ngakak adalah penutupnya. " Pe...

Penyakit Erythema Multiforme, Benar Jadi Penyebab Al Ghazali Pingsan?

Al Ghazali, putra sulung pasangan Ahmad Dhani dan Maia Estianty, sempat ditemukan dalam keadaan pingsan di dalam mobilnya di kawasan Condet, Jakarta Timur, Selasa (18/9/2018) pagi lalu. Setelah ditemui untuk klarifikasi, Ahmad Dhani kemudian menceritakan bahwa penyebab Al Ghazali pingsan adalah karena reaksi alergi akibat penyakit kulit erythema multiforme yang selama ini diidapnya. Apa itu erythema multiforme? Erythema multiforme (EM) adalah penyakit kulit langka yang bisa terjadi pada siapa saja, meski umumnya menyerang anak-anak. Pada orang dewasa, gejala EM biasanya mulai muncul sekitar usia 20-40an. Erythema multiforme cenderung menyerang laki-laki daripada wanita. Penyakit ini sendiri dibagi menjadi dua jenis, yaitu erythema multiforme minor yang gejalanya ringan dan bisa mereda dalam beberapa minggu, serta erythema multiforme major. Intensitas gejala Erythema Multiforme Major jauh lebih berat dan dapat memengaruhi mulut, mata, hingga bahkan alat kelamin. EM major dapat...

Pecinta Bulu Tangkis Wajib Tahu 5 Pukulan Dasar Dalam Olahraga Ini!

Bulu tangkis? Siapa yang tidak kenal dengan olahraga yang satu ini? Olahraga yang menggunakan raket dan shuttlecock sebagai peralatan utamanya ini memang banyak digemari oleh masyarakat karena bisa dilakukan siapa saja mulai dari usia muda sampai tua. Tidak hanya masyarakat Indonesia saja, namun negara-negara seperti China, Denmark, Jepang pun menjadikan olahraga ini untuk menghasilkan bibit-bibit unggul atlet bulu tangkis yang siap terjun ke kompetisi internasional, bersaing dengan Indonesia. Tidak jarang pula, dalam pertandingan pertandingan bulu tangkis, banyak variasi pukulan yang digunakan untuk mematikan lawan. Buat kalian yang mengaku pecinta bulu tangkis, ada baiknya kalian mengetahui 5 pukulan dasarnya berikut ini. 1. Service Service merupakan langkah awal bagi para pemain bulu tangkis untuk mendulang poin ataupun juga kehilangan poin. Dipukul secara diagonal untuk menjatuhkan shuttlecock ke daerah lawan dan bertujuan untuk memulai permainan. Service dalam ...