Skip to main content

Kroasia Vs Inggris: 5 Bintang yang Bisa Jadi Penentu di Semifinal Piala Dunia 2018


Laga Krosia vs Inggris akan terhampar di semifinal Piala Dunia 2018 dinihari WIB nanti. Laga ini akan digelar di Stadion Luzhniki, Moskow.

Laga Kroasia vs Inggris ini akan menjadi pertemuan kedelapan kedua tim secara keseluruhan. Namun ini akan menjadi pertemuan pertama kedua tim di putaran final Piala Dunia.

Kroasia sudah sangat impresif di Piala Dunia kali ini setelah penampilan sempurna mereka di penyisihan grup, termasuk membantai Argentina 3-0. Di 16 besar, mereka menyingkirkan Denmark lewat adu penalti sebelum di perempat final mengalahkan tuan rumah Rusia juga lewat adu penalti.

Sementara itu skuat muda Inggris sudah mengejutkan semua orang. Menembus semifinal Piala Dunia adalah capaian luar biasa dan ini menjadi semifinal Piala Dunia pertama The Three Lions sejak 28 tahun yang lalu.

Inggris lolos ke babak 16 besar sebagai runner up grup dan mampu mengalahkan Kolombia lewat adu penalti di babak tersebut. Kemudian di perempat final, Inggris mampu mengalahkan Swedia dua gol tanpa balas untuk mengunci tiket ke semifinal melawan Kroasia.

Dan jelang pertandingan semifinal Kroasia vs Inggris Kamis (12/7) dini hari nanti, tak ada salahnya untuk melihat 5 bintang yang diyakini akan menjadi aktor penting dalam duel Kroasia vs Inggris ini:

Mario Mandzukic (Kroasia)



Striker Kroasia, Mario Mandzukic, berebut bola dengan bek Rusia, Mario Fernandes, pada laga perempat final Piala Dunia di Stadion Fisht, Sochi, Sabtu (7/7/2018). Kroasia menang 2-2 (4-3) atas Rusia. (AP/Rebecca Blackwell)
Mandzukic membuat debutnya untuk timnas Kroasia pada 17 November 2007 melawan Makedonia. Dan sejak itu, dia telah membuat 87 penampilan dan mencetak 31 gol yang merupakan jumlah gol terbanyak kedua di belakang Davor Suker.

Mandzukic memiliki kemampuan mencetak gol yang luar biasa. Selain itu, dia juga memiliki kemampuan tambahan, di mana dia dianugerahi kekuatan fisik, kemampuan bermain di beberapa posisi, dan daya jelajah yang luas. Umpan-umpan lambung ke jantung pertahanan lawan akan menjadi makanan empuk bagi Mandzukic.

Di Piala Dunia 2018, Mandzukic tampil empat kali untuk Kroasia, mencetak satu gol dan satu assist. Di semifinal, dia diharapkan menjadi poin serangan Kroasia untuk merepotkan pertahanan Inggris dengan kekuatan fisik dan kemampuannya di duel udara.

Jesse Lingard (Inggris)



Pemain 25 tahun tersebut memulai debut internasionalnya melawan Malta pada Oktober 2016, dan bermain di sayap kiri. Dia mencetak gol pertamanya pada Maret tahun ini melawan Belanda dalam sebuah laga persahabatan dan terpilih masuk skuat Inggris untuk Piala Dunia 2018.

Lingard sendiri telah bermain untuk Manchester United sejak 2011 setelah mampu menarik perhatian di tim akademi. Musim 2017-2018, dia tampil luar biasa bersama Manchester United dengan mencetak 13 gol dari 43 penampilan.

Kekuatan Lingard adalah pada umpan-umpannya, tembakan jarak jauh, pergerakan tanpa bola dan juga finishing. Selain itu, dengan kecepatan yang dimilikinya, dia juga merupakan andalan untuk melakukan serangan balik cepat.

Lingard telah bermain empat pertandingan di Piala Dunia 2018 sampai saat ini dan berkontribusi dengan torehan satu gol dan satu assist. Kehadirannya di lini tengah Inggris akan sangat krusial dalam pertarungan melawan Kroasia di semifinal Piala Dunia 2018.

Ivan Rakitic (Kroasia)



Ivan Rakitic membuat debut internasionalnya untuk Kroasia pada 8 September 2007 melawan Estonia di kualifikasi Euro 2008. Sebelumnya, di level kelompok umur, Rakitic tampil untuk Swiss sebelum memutuskan untuk menerima panggilan dari Slaven Bilic, pelatih Kroasia saat itu. Sejauh ini, dia telah tampil di 97 laga untuk Kroasia dan mencetak 15 gol.

Pemain berusia 30 tahun tersebut dikenal dengan kemampuannya dalam memberikan umpan dan konsentrasi. Dia memiliki peran vital di lini tengah, baik di level klub bersama Barcelona maupun bersama timnas Kroasia. Selain itu, kemampuannya memahami taktik juga sangat penting dalam transisi pergerakan tim dari menyerang ke bertahan.

Di Piala Dunia 2018, dia telah tampil di lima pertandingan Kroasia dan juga mencetak satu gol ke gawang Argentina. Selain itu, dia juga mencetak gol penalti penentu dalam adu penalti melawan Denmark dan Rusia.

Harry Kane (Inggris)


Harry Kane membuat debut di timnas Inggris senior pada Maret 2015 di kualifikasi Euro 2016 sebagai pengganti Wayne Rooney di babak kedua. Dia kemudian mencetak gol hanya 80 detik setelah masuk setelah menerima umpan dari Raheem Sterling. Sejak itu, dia telah tampil 28 kali dan saat ini merupakan kapten timnas Inggris di Piala Dunia 2018.

Di level klub, Kane bermain untuk Tottenham Hotspur di mana dia menghabiskan karirnya di sana mulai dari tim akademi. Dia membuat 213 penampilan untuk Spurs, dan sukses mencetak 140 gol. Dia juga telah menjadi top skor klub selama empat musim terakhir dan juga menempati posisi keenam dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa Tottenham.

Penyerang 24 tahun tersebut memiliki kecepatan yang baik dan merupakan tipikal penyerang Poacher, penyerang yang berbahaya ketika berada di kotak penalti. Selain itu, Kane juga punya kemampuan dalam membangun permainan dan memiliki teknik dalam membangun peluang untuk rekan setimnya.

Dia memiliki performa luar biasa di Piala Dunia 2018 di mana saat ini memimpin daftar top skor dengan torehan 6 gol. Dia bermain empat kali dari lima pertandingan Inggris sejauh ini, dan akan menjadi pemain vital dalam pertemuan melawan Kroasia di semifinal.

Luka Modric (Kroasia)



Luka Modric membuat debut internasional bersama timnas senior Krosia pada Maret 2006 melawan Argentina di pertandingan persahabatan. Saat itu, Kroasia menang dengan skor 3-2. Sejak itu, dia telah membuat 111 penampilan dan saat ini terpilih sebagai kapten Kroasia sejak Maret 2015.

Pemain 32 tahun tersebut adalah mesin permainan Kroasia. Selain memiliki kemampuan fisik untuk menjelajah seluruh area lapangan, Modric juga dikenal sebagai pemain yang kreatif. Memiliki visi permainan yang hebat, dia juga dianugerahi kontrol bola yang luar biasa, sentuhan pertama yang mulus, pergerakan yang aduhai dan kemampuan mengendalikan permainan dari lini tengah.

Di Piala Dunia 2018 dia sudah tampil di seluruh pertandingan Kroasia dan mencetak dua gol serta satu assist. Kehadirannya di lini tengah Kroasia diyakini akan membuat serangan Kroasia mengalir deras dan performanya sebagai playmaker Kroasia akan krusial saat bertemu Inggris.




Comments

Popular posts from this blog

Lengkapi Lirik Lagu `Pelangi`, Jawaban Siswa Bikin Ngakak

Tak bisa dipungkiri, anak-anak di tahun 90 hingga awal tahun 2000an pernah bahagia dan begitu terhibur dengan lagu-lagu sederhana yang mendidik. Namun kini, dunia musik seperti kehilangan sosok para penyanyi cilik. Lagu anak-anak dalam negeri sendiri pun sudah jarang alias hampir enggak bisa ditemukan. Imbasnya, anak-anak zaman now kurang mendapat 'asupan' lagu untuk seumuran mereka. Anak-anak lebih hafal dan senang menyanyikan lagu-lagu cinta dan lagu orang dewasa, duh. Belum lama ini seorang warganet memposting foto kertas ujian seni milik sang adik. Dalam kertas ujian itu terdapat soal melengkapi lirik lagu Pelangi yang diciptakan A.T. Mahmud. Kalian pasti tahu kan lagu legendaris ini. Awalnya ia melakukan dengan baik, namun… Awalnya ia melakukan dengan baik " Pelangi pelangi Alangkah indahmu Merah kuning hijau Di langit yang biru Pelukismu agung siapa gerangan" Namun yang bikin ngakak adalah penutupnya. " Pe...

Penyakit Erythema Multiforme, Benar Jadi Penyebab Al Ghazali Pingsan?

Al Ghazali, putra sulung pasangan Ahmad Dhani dan Maia Estianty, sempat ditemukan dalam keadaan pingsan di dalam mobilnya di kawasan Condet, Jakarta Timur, Selasa (18/9/2018) pagi lalu. Setelah ditemui untuk klarifikasi, Ahmad Dhani kemudian menceritakan bahwa penyebab Al Ghazali pingsan adalah karena reaksi alergi akibat penyakit kulit erythema multiforme yang selama ini diidapnya. Apa itu erythema multiforme? Erythema multiforme (EM) adalah penyakit kulit langka yang bisa terjadi pada siapa saja, meski umumnya menyerang anak-anak. Pada orang dewasa, gejala EM biasanya mulai muncul sekitar usia 20-40an. Erythema multiforme cenderung menyerang laki-laki daripada wanita. Penyakit ini sendiri dibagi menjadi dua jenis, yaitu erythema multiforme minor yang gejalanya ringan dan bisa mereda dalam beberapa minggu, serta erythema multiforme major. Intensitas gejala Erythema Multiforme Major jauh lebih berat dan dapat memengaruhi mulut, mata, hingga bahkan alat kelamin. EM major dapat...
Neymar Jr dipanggil pelatih Tite ke timnas Brasil dalam menghadapi laga persahabatan kontra Amerika Serikat dan El Salvador. Beberapa nama pemain bintang seperti Gabriel Jesus, Fernandinho, Marcelo, dan Ederson tak dipanggil dalam kesempatan kali ini. Neymar menjadi pusat perhatian karena statusnya sebagai pemain bintang Tim Samba. Ada hal menarik yang terjadi di sesi latihan timnas Brasil, Kamis (6/9/2018). Neymar terlihat membuat sepakan melengkung dari luar kotak penalti dan menembus gawang timnas Brasil yang dikawal Alisson Becker. Gol indah tersebut juga diikuti dengan selebrasi unik dari sang pemain. Neymar berlari ke arah rekan-rekannya sambil melakukan selebrasi "SIUUU!" khas Cristiano Ronaldo. Aksi tersebut sontak menjadi perbincangan hangat di kalangan netizen dunia maya. Berikut cuplikan videonya: Neymar doing his best Cristiano Ronaldo impression 😂 pic.twitter.com/ffED6DmGQo — Football Daily (@footballdaily) September 5, 2018 Neymar...