Skip to main content

Tak Hanya Timnas Indonesia U-23, Persib Juga Pernah Jadi Korban Shaun Evans


JAKARTA – Nama wasit asal Australia, Shaun Roberts Evans, tengah menjadi pembicaraan hangat di media sosial Indonesia usai memimpin laga 16 besar Asian Games 2018 yang mempertemukan Timnas Indonesia U-23 dengan Uni Emirat Arab (UEA) pada Jumat 25 Agustus 2018 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang. Evans dinilai mengeluarkan keputusan yang kontroversial sehingga merugikan Garuda Muda –julukan Timnas Indonesia U-23– yang langkahnya harus terhenti di babak tersebut.

Ternyata tak hanya Timnas Indonesia U-23 yang menjadi korban keputusan kontroversial Evans, salah satu klub asal Indonesia, Persib Bandung, juga pernah mengalaminya. Hal itu terjadi saat laga Persib kontra Persija Jakarta dalam laga lanjutan Liga 1, yang digelar di Stadion Manahan Solo, pada 3 November 2017.


Dalam pertandingan itu, Evans menganulir gol Persib yang dicetak Ezechiel N’Douassel. Keputusan itu dianggap kontroversial lantaran tak ada hal yang salah pada gol tersebut. Bola bahkan terlihat sudah melewati garis gawang.


Tak hanya di Indonesia, Evans ternyata juga kerap mengeluarkan peraturan kontroversialnya kala memimpin pertandingan di negara asalnya. Salah satunya terjadi saat Evans memimpin pertandingan di kompetisi A-League.

Kala itu, Shaun tengah memimpin pertandingan yang mempertemukan Sydney FC kontra Wellington Phoenix. Sebuah insiden terjadi di tengah-tengah pertandingan. Bek Wellington, Michael Zullo, diklaim melakukan handball, tetapi Evans tak menutup peluitnya lantaran dirinya merasa pelanggaran itu tak terjadi.


Tak ayal, protes keras pun langsung dilakukan para pemain Sydney. Evans akhirnya memutuskan untuk mengecek insiden itu lewat teknologi video assistant referee (VAR). Ia perlu waktu hampir semenit untuk mengecek pelanggaran tersebut. Setelah melihat VAR, Evans akhirnya memutuskan untuk memberi hadiah penalti kepada Sydney karena Zullo dianggap melakukan pelanggaran.

Comments

Popular posts from this blog

Lengkapi Lirik Lagu `Pelangi`, Jawaban Siswa Bikin Ngakak

Tak bisa dipungkiri, anak-anak di tahun 90 hingga awal tahun 2000an pernah bahagia dan begitu terhibur dengan lagu-lagu sederhana yang mendidik. Namun kini, dunia musik seperti kehilangan sosok para penyanyi cilik. Lagu anak-anak dalam negeri sendiri pun sudah jarang alias hampir enggak bisa ditemukan. Imbasnya, anak-anak zaman now kurang mendapat 'asupan' lagu untuk seumuran mereka. Anak-anak lebih hafal dan senang menyanyikan lagu-lagu cinta dan lagu orang dewasa, duh. Belum lama ini seorang warganet memposting foto kertas ujian seni milik sang adik. Dalam kertas ujian itu terdapat soal melengkapi lirik lagu Pelangi yang diciptakan A.T. Mahmud. Kalian pasti tahu kan lagu legendaris ini. Awalnya ia melakukan dengan baik, namun… Awalnya ia melakukan dengan baik " Pelangi pelangi Alangkah indahmu Merah kuning hijau Di langit yang biru Pelukismu agung siapa gerangan" Namun yang bikin ngakak adalah penutupnya. " Pe...

Penyakit Erythema Multiforme, Benar Jadi Penyebab Al Ghazali Pingsan?

Al Ghazali, putra sulung pasangan Ahmad Dhani dan Maia Estianty, sempat ditemukan dalam keadaan pingsan di dalam mobilnya di kawasan Condet, Jakarta Timur, Selasa (18/9/2018) pagi lalu. Setelah ditemui untuk klarifikasi, Ahmad Dhani kemudian menceritakan bahwa penyebab Al Ghazali pingsan adalah karena reaksi alergi akibat penyakit kulit erythema multiforme yang selama ini diidapnya. Apa itu erythema multiforme? Erythema multiforme (EM) adalah penyakit kulit langka yang bisa terjadi pada siapa saja, meski umumnya menyerang anak-anak. Pada orang dewasa, gejala EM biasanya mulai muncul sekitar usia 20-40an. Erythema multiforme cenderung menyerang laki-laki daripada wanita. Penyakit ini sendiri dibagi menjadi dua jenis, yaitu erythema multiforme minor yang gejalanya ringan dan bisa mereda dalam beberapa minggu, serta erythema multiforme major. Intensitas gejala Erythema Multiforme Major jauh lebih berat dan dapat memengaruhi mulut, mata, hingga bahkan alat kelamin. EM major dapat...
Neymar Jr dipanggil pelatih Tite ke timnas Brasil dalam menghadapi laga persahabatan kontra Amerika Serikat dan El Salvador. Beberapa nama pemain bintang seperti Gabriel Jesus, Fernandinho, Marcelo, dan Ederson tak dipanggil dalam kesempatan kali ini. Neymar menjadi pusat perhatian karena statusnya sebagai pemain bintang Tim Samba. Ada hal menarik yang terjadi di sesi latihan timnas Brasil, Kamis (6/9/2018). Neymar terlihat membuat sepakan melengkung dari luar kotak penalti dan menembus gawang timnas Brasil yang dikawal Alisson Becker. Gol indah tersebut juga diikuti dengan selebrasi unik dari sang pemain. Neymar berlari ke arah rekan-rekannya sambil melakukan selebrasi "SIUUU!" khas Cristiano Ronaldo. Aksi tersebut sontak menjadi perbincangan hangat di kalangan netizen dunia maya. Berikut cuplikan videonya: Neymar doing his best Cristiano Ronaldo impression 😂 pic.twitter.com/ffED6DmGQo — Football Daily (@footballdaily) September 5, 2018 Neymar...