Skip to main content

Pencet Jerawat di Area Ini Bisa Sebabkan Kelumpuhan Hingga Kematian, Hati-hati Moms


Jerawat merupakan salah satu masalah yang selalu dialami oleh perempuan.

Tidak hanya mengganggu penampilan, kadang jerawat juga terasa sangat menyakitkan.

Lebih parahnya, mempunyai jerawat kadang membuat rasa percaya diri seorang perempuan menurun drastis.

Tak heran jika perempuan akan melakukan apapun agar jerawat tersebut cepat hilang.

Dari mulai dioleskan obat jerawat, minum obat telan, facial hingga yang biasanya dilakukan dengan praktis adalah memencetnya.

Pada sebagian orang, memencet jerawat merupakan cara praktis untuk menghilangkan butiran kacang yang menjengkelkan itu.

Namun, tak sedikit pula yang jerawatnya malah bertambah parah setelah dipencet.

Tentu ini cukup mengerikan bagi seorang perempuan, karena ketika jerawat dipencet justru semakin banyak yang muncul.  

Tapi tahukah Moms, memencet jerawat ternyata dapat menyebabkan kelumpuhan saraf hingga kematian?

Melansir dari menshealth.com, ternyata ada daerah yang disebut sebagai "segitiga kematian" yang sangat sensitif di wajah.

Segitiga kematian terdengar sangat menyeramkan, sehingga para ahli lebih sering menyebutnya "segitiga berbahaya".

Daerah tersebut berada pada kulit yang membentang dari sudut mulut hingga jembatan hidung.

Jika ditarik garis lurus, akan membentuk segitiga, sehingga daerah tersebut disebut "segitiga berbahaya".

Jeremy Brauer, MD asisten profesor klinis departemen dermatologi di NYU Langone Medical Center, menjelaskan bahwa pembuluh darah yang ada di daerah "segitiga berbahaya" itu mengarah ke sinus kavernosus yang terletak di bagian otak.

Jadi, katakanlah Moms mempunyai jerawat di area itu, tanpa membersihkan wajah dan tangan terlebih dahulu kemudian memencetnya, akan mengakibatkan luka yang terbuka dan bakteri masuk, sehingga membuat infeksi.

"Jika ada infeksi kulit yang serius di daerah ini dan kemudian dilacak kembali ke otak, secara teoritis hal itu bisa berakibat fatal," kata Dr. Brauer.

Hal itu dapat terjadi karena pembekuan darah yang dapat mengakibatkan stroke.

Ia juga menambahkan jika memencet jerawat di area selain itu, semisal pipi, dahi, dagu, bisa jadi Moms juga akan mendapatkan infeksi, namun efeknya hanya pada perubahan pigmentasi, karena di daerah tersebut tidak memiliki aliran darah langsung menuju ke otak.

Namun, di akhir pembicaraan, Dr Brauer menambahkan jika kemungkinan menyeramkan ini akan sangat kecil terjadi.

Karena, sebelum masuk ke dalam otak, Moms dapat menyembuhkan infeksinya lebih dulu menggunakan obat atau antibiotik.

Sebelum terjadi infeksi, ada gejala-gejala yang akan timbul sehingga Moms bisa mewaspadainya.

Gejala tersebut seperti kemerahan, pembengkaan, kelembutan, drainase, dan pendarahan.

Jadi Moms, lebih berhati-hati ya dengan jerawat yang ada di daerah ini.

Jika Moms ingin mengobatinya, jangan lupa bersihkan tangan dan wajah terlebih dahulu, pastikan segalanya steril, agar tidak menimbulkan bakteri.

Lebih baik mencegahnya dulu kan Moms sebelum hal buruk terjadi?


Comments

Popular posts from this blog

Lengkapi Lirik Lagu `Pelangi`, Jawaban Siswa Bikin Ngakak

Tak bisa dipungkiri, anak-anak di tahun 90 hingga awal tahun 2000an pernah bahagia dan begitu terhibur dengan lagu-lagu sederhana yang mendidik. Namun kini, dunia musik seperti kehilangan sosok para penyanyi cilik. Lagu anak-anak dalam negeri sendiri pun sudah jarang alias hampir enggak bisa ditemukan. Imbasnya, anak-anak zaman now kurang mendapat 'asupan' lagu untuk seumuran mereka. Anak-anak lebih hafal dan senang menyanyikan lagu-lagu cinta dan lagu orang dewasa, duh. Belum lama ini seorang warganet memposting foto kertas ujian seni milik sang adik. Dalam kertas ujian itu terdapat soal melengkapi lirik lagu Pelangi yang diciptakan A.T. Mahmud. Kalian pasti tahu kan lagu legendaris ini. Awalnya ia melakukan dengan baik, namun… Awalnya ia melakukan dengan baik " Pelangi pelangi Alangkah indahmu Merah kuning hijau Di langit yang biru Pelukismu agung siapa gerangan" Namun yang bikin ngakak adalah penutupnya. " Pe...

Penyakit Erythema Multiforme, Benar Jadi Penyebab Al Ghazali Pingsan?

Al Ghazali, putra sulung pasangan Ahmad Dhani dan Maia Estianty, sempat ditemukan dalam keadaan pingsan di dalam mobilnya di kawasan Condet, Jakarta Timur, Selasa (18/9/2018) pagi lalu. Setelah ditemui untuk klarifikasi, Ahmad Dhani kemudian menceritakan bahwa penyebab Al Ghazali pingsan adalah karena reaksi alergi akibat penyakit kulit erythema multiforme yang selama ini diidapnya. Apa itu erythema multiforme? Erythema multiforme (EM) adalah penyakit kulit langka yang bisa terjadi pada siapa saja, meski umumnya menyerang anak-anak. Pada orang dewasa, gejala EM biasanya mulai muncul sekitar usia 20-40an. Erythema multiforme cenderung menyerang laki-laki daripada wanita. Penyakit ini sendiri dibagi menjadi dua jenis, yaitu erythema multiforme minor yang gejalanya ringan dan bisa mereda dalam beberapa minggu, serta erythema multiforme major. Intensitas gejala Erythema Multiforme Major jauh lebih berat dan dapat memengaruhi mulut, mata, hingga bahkan alat kelamin. EM major dapat...
Neymar Jr dipanggil pelatih Tite ke timnas Brasil dalam menghadapi laga persahabatan kontra Amerika Serikat dan El Salvador. Beberapa nama pemain bintang seperti Gabriel Jesus, Fernandinho, Marcelo, dan Ederson tak dipanggil dalam kesempatan kali ini. Neymar menjadi pusat perhatian karena statusnya sebagai pemain bintang Tim Samba. Ada hal menarik yang terjadi di sesi latihan timnas Brasil, Kamis (6/9/2018). Neymar terlihat membuat sepakan melengkung dari luar kotak penalti dan menembus gawang timnas Brasil yang dikawal Alisson Becker. Gol indah tersebut juga diikuti dengan selebrasi unik dari sang pemain. Neymar berlari ke arah rekan-rekannya sambil melakukan selebrasi "SIUUU!" khas Cristiano Ronaldo. Aksi tersebut sontak menjadi perbincangan hangat di kalangan netizen dunia maya. Berikut cuplikan videonya: Neymar doing his best Cristiano Ronaldo impression 😂 pic.twitter.com/ffED6DmGQo — Football Daily (@footballdaily) September 5, 2018 Neymar...