Skip to main content

Persija Vs Persib: Adu Gengsi Marko Simic dan Ezechiel N'Douassel


Jakarta - Pertandingan Persija Jakarta kontra Persib Bandung di Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) membuat hingar bingar kontroversi di luar lapangan tidak terlalu terdengar. Biasanya, partai ini menjadi ramai karena perseteruan kelompok suporter kedua tim, Jakmania dan Viking.

Kini, jadi waktu yang tepat untuk membahas kekuatan kedua tim, terutama di sektor lini depan.

Malam ini, laga yang disiarkan langsung pukul 18.30 di stasiun televisi Indosiar akan menjadi tontonan yang menarik. Persija dan Persib bukan hanya rival di luar lapangan karena rivalitas kedua suporter. Musim ini, Persija dan Persib sama-sama memiliki juru gedor mematikan.

Awalnya, tim ibu kota punya duet yang menyeramkan saat Ivan Carlos didatangkan untuk menemani Marko Simic di lini depan. Namun seiring cederanya Ivan, dan masuknya Addison Alves, kekuatan utama sektor penyerangan Persija hanya bertumpu pada Simic.

Lini depan Persib saat ini lebih baik dari Persija. Duet Ezechiel N’Douassel dan Jonathan Bauman mampu berkontribusi dalam 16 dari 18 gol Persib di musim ini. Rinciannya, Ezechiel 11 kali menyarangkan bola ke gawang lawan dan Bauman tiga.

Bandingkan dengan duet Simic-Addison. Keduanya hanya mampu enam kali menjebol gawang lawan. Total gol Simic (5) jauh meninggalkan Addison yang baru menorehkan sebiji gol.


Tidak ada yang menyangka performa Simic di Liga 1 jauh menurun dibanding pramusim. Bomber asal Kroasia itu berhasil membukukan 14 gol sebelum musim dimulai. Simic juga delapan kali mencatatkan namanya di papan skor saat Persija mengarungi AFC Cup 2018.

Memikul ekspektasi tinggi di kompetisi domestik, Simic malah melempem. Dari sembilan pertandingan, ia baru bisa lima kali menjebol gawang lawan. Kualitasnya pun mulai diragukan. Perolehan golnya tertinggal jauh dari top scorer sementara, Ezechiel, yang telah mencatatkan 11 gol.

Ezechiel Meledak

Masa depan Ezechiel bersama Persib di awal musim sempat dipertanyakan. Pasalnya, ia hanya mampu mencetak empat gol dari 14 penampilannya sejak membela tim berjuluk Pangeran Biru itu pada putaran kedua musim lalu.

Setengah musim pertamanya memperkuat Persib, Ezechiel banyak bermain melebar. Bukan posisi favoritnya karena ia sebenarnya adalah bomber yang lebih berbahaya di kotak penalti. Kedatangan Roberto Mario Carlos Gomez di musim ini mengubah peran Ezechiel. Striker asal Chad tersebut kini menjadi target man Persib, dengan sokongan Bauman di belakangnya.

Torehan gol Ezechiel di musim ini bahkan melewati jumlah penampilannya. Pemain berusia 30 tahun itu membukukan 11 gol dari sembilan kali bertanding.


Comments

Popular posts from this blog

Lengkapi Lirik Lagu `Pelangi`, Jawaban Siswa Bikin Ngakak

Tak bisa dipungkiri, anak-anak di tahun 90 hingga awal tahun 2000an pernah bahagia dan begitu terhibur dengan lagu-lagu sederhana yang mendidik. Namun kini, dunia musik seperti kehilangan sosok para penyanyi cilik. Lagu anak-anak dalam negeri sendiri pun sudah jarang alias hampir enggak bisa ditemukan. Imbasnya, anak-anak zaman now kurang mendapat 'asupan' lagu untuk seumuran mereka. Anak-anak lebih hafal dan senang menyanyikan lagu-lagu cinta dan lagu orang dewasa, duh. Belum lama ini seorang warganet memposting foto kertas ujian seni milik sang adik. Dalam kertas ujian itu terdapat soal melengkapi lirik lagu Pelangi yang diciptakan A.T. Mahmud. Kalian pasti tahu kan lagu legendaris ini. Awalnya ia melakukan dengan baik, namun… Awalnya ia melakukan dengan baik " Pelangi pelangi Alangkah indahmu Merah kuning hijau Di langit yang biru Pelukismu agung siapa gerangan" Namun yang bikin ngakak adalah penutupnya. " Pe...

Penyakit Erythema Multiforme, Benar Jadi Penyebab Al Ghazali Pingsan?

Al Ghazali, putra sulung pasangan Ahmad Dhani dan Maia Estianty, sempat ditemukan dalam keadaan pingsan di dalam mobilnya di kawasan Condet, Jakarta Timur, Selasa (18/9/2018) pagi lalu. Setelah ditemui untuk klarifikasi, Ahmad Dhani kemudian menceritakan bahwa penyebab Al Ghazali pingsan adalah karena reaksi alergi akibat penyakit kulit erythema multiforme yang selama ini diidapnya. Apa itu erythema multiforme? Erythema multiforme (EM) adalah penyakit kulit langka yang bisa terjadi pada siapa saja, meski umumnya menyerang anak-anak. Pada orang dewasa, gejala EM biasanya mulai muncul sekitar usia 20-40an. Erythema multiforme cenderung menyerang laki-laki daripada wanita. Penyakit ini sendiri dibagi menjadi dua jenis, yaitu erythema multiforme minor yang gejalanya ringan dan bisa mereda dalam beberapa minggu, serta erythema multiforme major. Intensitas gejala Erythema Multiforme Major jauh lebih berat dan dapat memengaruhi mulut, mata, hingga bahkan alat kelamin. EM major dapat...
Neymar Jr dipanggil pelatih Tite ke timnas Brasil dalam menghadapi laga persahabatan kontra Amerika Serikat dan El Salvador. Beberapa nama pemain bintang seperti Gabriel Jesus, Fernandinho, Marcelo, dan Ederson tak dipanggil dalam kesempatan kali ini. Neymar menjadi pusat perhatian karena statusnya sebagai pemain bintang Tim Samba. Ada hal menarik yang terjadi di sesi latihan timnas Brasil, Kamis (6/9/2018). Neymar terlihat membuat sepakan melengkung dari luar kotak penalti dan menembus gawang timnas Brasil yang dikawal Alisson Becker. Gol indah tersebut juga diikuti dengan selebrasi unik dari sang pemain. Neymar berlari ke arah rekan-rekannya sambil melakukan selebrasi "SIUUU!" khas Cristiano Ronaldo. Aksi tersebut sontak menjadi perbincangan hangat di kalangan netizen dunia maya. Berikut cuplikan videonya: Neymar doing his best Cristiano Ronaldo impression 😂 pic.twitter.com/ffED6DmGQo — Football Daily (@footballdaily) September 5, 2018 Neymar...