Skip to main content

Erupsi Gunung Merapi, Operasional Bandara Adisutjipto Masih Normal


Yogyakarta - Erupsi Gunung Merapi yang terjadi pada pukul 07.40 WIB belum berimbas terhadap penerbangan di Bandara Adisutjipto.

Communication and Legal Section Head PT Angkasa Pura I Bandara Adisutjipto Yogyakarta Liza Anindya mengatakan pihak bandara belum memutuskan untuk menutup bandara. Saat ini, ia tengah berkoordinasi dengan pihak terkait pascaerupsi Gunung Merapi.

"Masih belum (ditutup), kita masih normal. Memang sekarang baru koordinasi dengan pihak terkait. BMKG, BPBD dan BPPTKG," katanya
Liza mengaku pemantauan dan koordinasi ini terus dilakukan, terutama dengan BMKG. Hal ini untuk mengetahui arah angin dari abu Gunung Merapi.

"Ya kita ke BMKG juga terkait arah angin. Mengarah ke mana ini penting bagi kami," katanya.

Sementara itu, Yogi H warga Kaliurang, Sleman, Yogyakarta mengaku di tempatnya yang berada sekitar 12,5 kilometer dari Gunung Merapi sudah diguyur hujan abu. Ia melihat warga mulai menggunakan masker.

"Warga mulai menutup hidung menggunakan masker. Hujan kerikil belum sampai ke sini mungkin di dekat Merapi ya. Kalau di sini belum," kata dia.

Wisata Kaliurang Ditutup


Sementara itu, Manager Pusdalop BPBD DIY Danang Samsurizal mengatakan saat ini pihaknya mengevakuasi warga yang berada di radius 5 km. Hujan abu terjadi di wilayah Sleman, meliputi Kecamatan Tempel, Turi, Pakem, Cangkringan, Ngemplak, dan sebagian Kecamatan Sleman.

"Daerah wisata Kaliurang dan tempat wisata di lereng Merapi untuk sementara ditutup," katanya.

Danang mengimbau kepada warga untuk tidak panik dengan kejadian tersebut. Jika ada perkembangan informasi, pihaknya akan segera memberitahukan.

"Jika terpaksa mengungsi, silahkan mengungsi ke tempat yang sudah disediakan dan tetap tenang, sambil menunggu update informasi dari petugas," katanya.

Kepala Kelompok Operasional Stasiun Klimatologi BMKG Yogyakarta Joko Budiono mengatakan untuk prakiraan cuaca di sekitar wilayah Merapi hari ini, yakni berawan dan cerah berawan mulai pagi hingga malam hari. Suhu udara 20-32°C dan kelembaban udara 55-94 persen. Angin berembus dari arah timur ke tenggara dengan kecepatan 5-18 km/jam.

"Untuk Merapi itu wewenangnya BPPTKG, kita hanya mendeteksi kondisi cuaca salah satunya angin sehingga punya gambaran pergerakan debu atau asapnya saja, info sementara dari BPBD hanya radius 3-5 km saja letusannya jadi dampaknya belum terlalu meluas," Joko menandaskan.

Comments

Popular posts from this blog

Lengkapi Lirik Lagu `Pelangi`, Jawaban Siswa Bikin Ngakak

Tak bisa dipungkiri, anak-anak di tahun 90 hingga awal tahun 2000an pernah bahagia dan begitu terhibur dengan lagu-lagu sederhana yang mendidik. Namun kini, dunia musik seperti kehilangan sosok para penyanyi cilik. Lagu anak-anak dalam negeri sendiri pun sudah jarang alias hampir enggak bisa ditemukan. Imbasnya, anak-anak zaman now kurang mendapat 'asupan' lagu untuk seumuran mereka. Anak-anak lebih hafal dan senang menyanyikan lagu-lagu cinta dan lagu orang dewasa, duh. Belum lama ini seorang warganet memposting foto kertas ujian seni milik sang adik. Dalam kertas ujian itu terdapat soal melengkapi lirik lagu Pelangi yang diciptakan A.T. Mahmud. Kalian pasti tahu kan lagu legendaris ini. Awalnya ia melakukan dengan baik, namun… Awalnya ia melakukan dengan baik " Pelangi pelangi Alangkah indahmu Merah kuning hijau Di langit yang biru Pelukismu agung siapa gerangan" Namun yang bikin ngakak adalah penutupnya. " Pe...

Penyakit Erythema Multiforme, Benar Jadi Penyebab Al Ghazali Pingsan?

Al Ghazali, putra sulung pasangan Ahmad Dhani dan Maia Estianty, sempat ditemukan dalam keadaan pingsan di dalam mobilnya di kawasan Condet, Jakarta Timur, Selasa (18/9/2018) pagi lalu. Setelah ditemui untuk klarifikasi, Ahmad Dhani kemudian menceritakan bahwa penyebab Al Ghazali pingsan adalah karena reaksi alergi akibat penyakit kulit erythema multiforme yang selama ini diidapnya. Apa itu erythema multiforme? Erythema multiforme (EM) adalah penyakit kulit langka yang bisa terjadi pada siapa saja, meski umumnya menyerang anak-anak. Pada orang dewasa, gejala EM biasanya mulai muncul sekitar usia 20-40an. Erythema multiforme cenderung menyerang laki-laki daripada wanita. Penyakit ini sendiri dibagi menjadi dua jenis, yaitu erythema multiforme minor yang gejalanya ringan dan bisa mereda dalam beberapa minggu, serta erythema multiforme major. Intensitas gejala Erythema Multiforme Major jauh lebih berat dan dapat memengaruhi mulut, mata, hingga bahkan alat kelamin. EM major dapat...

Pecinta Bulu Tangkis Wajib Tahu 5 Pukulan Dasar Dalam Olahraga Ini!

Bulu tangkis? Siapa yang tidak kenal dengan olahraga yang satu ini? Olahraga yang menggunakan raket dan shuttlecock sebagai peralatan utamanya ini memang banyak digemari oleh masyarakat karena bisa dilakukan siapa saja mulai dari usia muda sampai tua. Tidak hanya masyarakat Indonesia saja, namun negara-negara seperti China, Denmark, Jepang pun menjadikan olahraga ini untuk menghasilkan bibit-bibit unggul atlet bulu tangkis yang siap terjun ke kompetisi internasional, bersaing dengan Indonesia. Tidak jarang pula, dalam pertandingan pertandingan bulu tangkis, banyak variasi pukulan yang digunakan untuk mematikan lawan. Buat kalian yang mengaku pecinta bulu tangkis, ada baiknya kalian mengetahui 5 pukulan dasarnya berikut ini. 1. Service Service merupakan langkah awal bagi para pemain bulu tangkis untuk mendulang poin ataupun juga kehilangan poin. Dipukul secara diagonal untuk menjatuhkan shuttlecock ke daerah lawan dan bertujuan untuk memulai permainan. Service dalam ...